Sabtu, 09 Desember 2006

GUILTY!!! (feeling)







Ketika anak satu, nyampe di UK pas dia usia 4 bulan, saya punya banyak kesempatan untuk menjajal serba-serbi UK. Mulai dari yoghurt segala jenis. Coklat serba rasa, sampai segala minuman kopi aneka rupa. Pokoknya generous lah sama diri sendiri. He he he. Kalau suami paling liat atau kadang ikut icip-icip.


Punya anak dua, atau sejak yang pertama mulai suka dengan yoghurt orang dewasa, udah deh. Segala jajan Umi stop. Semua untuk bujang dan gadis. Beli cream caramel, Umi cuman masukkin ke packlunch boxs doang. Nggak pernah makanin. Kalau nyendokkin yoghurt, Umi nggak tega untuk minta. Kecuali kalau Abi ngambil satu pot, ya, udah, semangat minta disuapin. He he he. Banyakin yang disuapin daripada yang ngambil ke fridge.


Bahkan ke buah segala!! Kalau musim paceklik, beli buahnya khusus mereka saja.


Tak terkecuali free lunch Umi dari tempat kerja, dibekelin pulang untuk bujangs.


Kalau belanja baju dan sepatu, juga nggak ngitung kalo ke anak dan suami. Giliran ke diri sendiri, ke charity shop, yuk?


Baru kemarin merelakan diri belanja sepatu. Itu juga karena sepatu yan dipakai sudah koyak, masuk air kalo ujan.


KAdang ada sih 'gugatan' ke dalam diri.


"Ayo Emak-emak....jaga kesehatan. Walau dah mak-mak, perlu juga calcium. minum susu dong. (Kilah: susu mentrigger asma....halah), makan sayur dong...(iya, iya....tapi nggak sempet masak...dah gitu Abi nggak terlalu suka sayur yang dimasak...halah lagi.)


Kemarin, karena tergoda, namun juga karena sok 'british tulen', terperangkap di winter market, dan merelakan uang 6 pon something ( 6 pon!! ) untuk dua bungkus kecil pinachio dan walnut.


Adanya GUILTY!!! Perasaan yang nggak ilang walau sudah menghibur diri, bahwa bulan ini ada rejeki lebih.


Hh.


Ever felt that way?


Posting Komentar