Jumat, 16 September 2005

Ingin Kutangkap Bayangmu

Mak,


ingin kutangkap bayangmu...


yang mengabur...


hampir hilang ditiup  angin masa


Mak,


ingin kucium...harummu


yang melekat pada baju dan rumahmu


yang dibuang oleh bapakku...


Mak,


perih rindu..menggigit ruang sadarku...


ingin memelukmu....namun tiada tempat untuk itu...


hanya menunggu ...kumampu...


waktu bertemu denganmu...


di surga kekal abadi...


Mak, aku rindu....


 


dengan keperihan...saat mengetahui kenangan akan beliau diserahkan pada keasingan


 

Posting Komentar