Rabu, 08 Februari 2006

People Love Muhammad....Trus?....Trus?

Karena berita dipenuhi tentang kartun, demo dan seterusnya, tidak heran, anak-anak juga terpengaruh.


"People love my name, Mi. Muhammad this....Muhammad cartoon."


"Yes. Many of my friends named Muhammad."


"In my class too."


"My name is very good."


O o o, here again. Saya sebenarnya sudah penat.


"Well, that's because one day, long time ago, there one wise, friendly, loving, vlever and holy man, named Muhammad."


"Really?" Agak takjub. Heran juga, padahal dia tau, nabi kita Muhammad.


"Yes, about 14 hundreds years ago. He loves children very-very much. Do you want to hear a story about him?"


"Yes. yes!" Tiga-tiganya semangat.


LAlu ceritalah tentang Hasan/Husein yang memanjat kepala beliau SAW saat sujud. Sampai Muslim menjadi sangat kuatir.


Hening. Seperti mereka suka sekali mendengar kasih sayang Rasulullah SAW.


"Trus, Mi?"


Cerita tentang Rasul sholat, kali ini ditumpahi kotoran kepala mulianya. Dan datangnya sambil menangis anak tercintanya.


Hening mereka sungguh membuat bulu kuduk saya berdiri.


"Trus, Mi?"


Cerita tentang Rasulullah dan wanita tua yang setiap hari melempari beliau ketika lewat, dan ketika akhirnya wanita itu masuk Islam.


"Allahu Akbar!" teriakku.


"Allahu Akbar!" Arik dan Muhammad.


"Trus Mi?"
Aduh Umi udah capek....


"Hm, shall we have another one tomorrow?"


"Oke!"


 

Posting Komentar