Jumat, 16 Juni 2006

pestaa....di England

At LAST!


Crouch pas juga nyundul bolanya...nggak ketinggian!


Viva England! Let's kill Sweden...(Wonder how Sven might feel...kek kek)


England pesta...


(Joke:


~ If you want to get away from aworlcup mania, you can go holidaying. Guarante, nobody talk about football. Noone talk about worldcup.


*Where?


~ Scotland)


 

Selasa, 06 Juni 2006

dua foto orang-orang dekat




foto pertama diambil pas nikahan seorang sahabat. Ada Mbak Tiwik, Mbak Yayuk, eli, Yoan dan siapa lagi ayooo?
Foto kedua pas Opspek Fikom angkatan 96.
Ada Icoen, Agus, Wisnu, Eli dll.

Minggu, 04 Juni 2006

Calon Inem (yang nggak seksi)

Sudah sebulan saya kerja nguli, bersih-bersih di woman refugee centre, semacam tempat para wanita malang menyelamatkan diri.


Ada banyak pelajaran. Yang 'mengharukan, sudah tiga saya didekati, dimintai home service .


"Do you clean at home?...you know, people's home?...how much your charged? ....will you come to my house?...my husband is angry with me...my house is not clean...." bacanya dengan bahasa Inggris logat India, pakistan.


Ada beribu perasan mengaduk-aduk....


1. Pintu rejeki Allah


2. Mereka suka kerja saya


3. Am I going to lurch lower...? (Sok iye ini mah....nggak ada pekerjaan hina...asal halal...ini sih rasa sombong)


4. Lha, jika saya kerja, yang nolong beberes di rumah adalah suami tercinta


5. The next Mbok Inem? Minus sexiness?


6. Umak, anakmu pembantuuu....


7. Nak, Umi go to work, okay...clean in someone's house 


8. Bagus...untuk bahan novel


9. Capek


10. Pound pound...naik haji


11. Kapan pulang ke Indonesia ya?


12. Terusin ndiri....


 

Sabtu, 27 Mei 2006

bertiga ke Papandayan


menuju pondok salada

Pada satu hari, tahun 1998, timbul keinginan kuat untuk kembali menapaki Papandayan. Akhirnya cari-cari teman. Ety dan Dian bersedia menemani.
Sebelum keberangkatan, telah beredar berita rencana ini. Beberapa pihak 'mendamprat' kenekadan tiga gadis *manis* ini. Yang paling 'sadis' dari seorang pemuda, hue he he. (Dampratin bukan ke aye).
Seseorang 'orang tenar' juga ikut melarang. Lha, mbakku aja nggak nglarang, je....
Ada kejadian memalukan :-)) Saya sudah wanti-wanti sama dua akhwat, jika mereka tidak kuat, bilang saja :-) Karena kita nekad, mau jalan dari pintu gerbang, menuju ke Papandayannya. Tidak pakai truk pick up, or ojeg, gitu. Terutama pada Ety yang belum pernah mendaki gunung.
E e e, lha lha lha...kok setengah perjalanan, saya lemeeees banget. Kaki terasa berat, perut pun mules...
(Ngakaklah sahabatku itu...karena siapa yang ngasih peringatan...siapa yang teler...)
Pas mau Dzuhur....ternyata, ada teman setia.
Wajaaaar...